Langsung ke konten utama

februari ku

"cIntaku bersemi dibulan Februari"

Awan memutih lagi saat cahaya matahari baru datang membawa cahaya, dan itu kamu, berdiri dibaris awal saat aku terjatuh, iya orang itu adalah kamu sahabatku.. tempat aku mencurahkan semuanya dan kamu orang yang tau saat aku benar-benar jatuh dan terpuruk, apa ini hikmahku karena sejak saat itu dunia seakan menyempit dan menyisakan kita. kenapa rasa ini semakin dalam serasa aku merasakan cinta yang dulu pernah aku rasakan hingga aku benar-benar membuangnya jauh.. jauh hingga aku sendiri tak tau bagaimana dan seperti apa itu.
Februari......
Maret...
April.........
Mei......... ini bulan kita saat kamu jatuh dan aku merasakannya juga, aku merasa kehilangan kamu 14 hari kita berpisah, aku tak pernah mempermasalahkan saat kamu pergi dan ninggalin aku. tapi saat ini kamu pergi dengan keadaan yang tak pernah bisa aku bayangkan sebelumnya, dan kamu hanya memelukku lemas dari belakang "Makasih sayang".
langkah kakimu mulai beranjak meninggalkanku, dan aku hanya bisa berdiri sendiri dipinggir jalan yang serasa saat itu aku tak mengenal tempat apa ini seperti orang asing,
1 hari,5hari,1minggu,8 hari sudah...... diujung gelap itu kamu, serasa bermimpi aku melihatmu tersenyum didepanku. musim dingin telah berlalu dan kamu mentariku musim semiku.
aku merindukanmu setiap aku bernafas,
dan namamu ada disetiap jantungku berdetak..... entah berapa banyak aku berkata "aKu kangen kamu" yaaaahhh aku kangen kamu, benar-benar kangen kamu
memelukmu erat serasa aku hidup kembali,
kehampaan itu telah berakhir, Februariku catatan awal kisah kita........
i love you no more, yaaaa i love you..... aku tak akan ragu lagi mengatakannya, entah apa yang kan terjadi nanti tapi saat ini aku mencintaimu,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gender Dan Feminisme

GENDER DAN FEMINISME A.Gender 1) Pengertian gender                 Pada prinsipnya perbedaan gender (gender differences) bukanlah persoalan, yang menjadi persoalan adalah adanya perbedaan gender dijadikan sebagai legitimasi munculnya ketidakadilan gender.   Gender adalah suatu konsep kultural, berupaya membuat perbedaan (distinction) dalam hal peran, perilaku, mentalitas, dan karakteristik emosional antara laki-laki dan perempuan yang berkembang dalam masyarakat.   Gender adalah peran sosial dimana peran laki-laki dan peran perempuan ditentukan. Gender adalah perbedaan status dan peran antara perempuan dan laki-laki yang dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan nilai budaya yang berlaku dalam periode.                 Gender sering diidentikkan dengan jenis kelamin (sex), padahal gender berbeda dengan jenis kelamin. Ge...

Beranjak

Hari hari ku berlalu tanpa kenangan itu. ada apa denganku bahkan sampai saat ini semua cerita itu masih saja terniang di telingaku masih saja berlalu lalang dipikiranku, toh semua memang bukan milikku, takdir berkata lain tentang ini. Cinta ini semua cerita ini yang begitu saja selesai tanpa kata sayang bahkan selamat tinggal, ah ini hanya imajinasiku. Apa kau tak lelah wahai hati yang sepi dan kotor, bagai bangunan yang kosong tak berpenghuni. Wahai tangan bangunlah, bergeraklah apa kau tak ingin meraih tangan tangan yang lain. Seseorang yang bisa menggandengmu dan membawamu pergi berlalu jauh dari kisah yang telah selesai Lihatlah buku itu dia putih dia bersih tanpa coretan, ambillah !! lukislah sesukamu atau tulis semua yang ingin kamu katakan. Semua isi otakmu bahkan semua keluh kesah hatimu, Ambillah bolpoint hitam itu tulislah rasa sakit   hatimu perasaan kecewamu yang lama semakin menghancurkanmu. Tulis semua yang mengganggu otakmu, tapi ingatlah masih ada bol...

waktu lalu

mengapa kau mencintaiku? pasti ada sesuatu didalamnya karena sayangku lebih dalam dari yang kau tau bagaimana kau bawa aku datang kembali tuk teruskan setelah yang kita lalui  apakah aku harus lari atau bahkan bersembunyi aku ingin kau mencintaiku siapa yang tau mengapa aku mencintaimu yang aku tahu ini adalah sesuatu yang bisa ku hirup apapun itu aku bergantung pada ini kemana saja waktu pergi? aku habiskan setiap saat melamunkanmu aku tak bisa jelaskan, bagaimana perasaanku, rasanya tepat ini lebih tinggi dan melampauiku mulai dari tanganku cinta ini semakin buatku gila sulit tuk memahaminya mengapa